Beny eduward

Beny eduward смотреть последние обновления за сегодня на .

Rekam Pungli, Berani? - (Serba Pungli Part 1) | Mata Najwa

393125
6439
2104
00:15:24
16.06.2021

Benni Eduward, pemuda asal Medan, Sumatra Utara, rajin menyatroni oknum aparat yang melakukan tindakan pungli. Apa sebabnya? Bermodal kamera ponsel, Benni dan sejumlah rekannya rajin menyambangi lokasi-lokasi yang diduga terdapat aparat sedang melakukan pungutan liar (pungli). Dalam satu rekaman ia menyatroni aparat polisi yang lagi merazia kendaraan bermotor secara ilegal. Di rekaman lain, dia memergoki aparat Dinas Perhubungan sedang merazia kendaraan tanpa pengawalan polisihal yang tidak dibenarkan peraturan. Terkadang Benni dibentak, bahkan mendapat perlakuan kasar. Tapi, Benni tidak gentar. Menurutnya, aparat pemerintah seharusnya memberikan rasa aman, bukan meminta-minta uang. "Saya ingin ada perubahan, karena di saat di jalan bertemu dengan oknum merasa aman. Tapi ini justru sebaliknya, saya selalu kena pungli," ujar Benni. #MataNajwa #Pungli #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Serba Pungli] dan episode lainnya di 🤍 atau klik link di bawah. Part 1 - 🤍 Part 2 - 🤍 Part 3 - 🤍 Part 4 - 🤍 Part 5 - 🤍 Part 6 - 🤍 Part 7 - 🤍 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel: - Narasi 🤍 - Narasi Newsroom 🤍 - Narasi Entertainment 🤍 - Narasi Stories 🤍 - Narasi Talks 🤍 - Narasi Sports 🤍 Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: 🤍 🤍 🤍

Benny Eduward Ditahan Polisi, Big Jenggot Angkat Suara

3928
86
9
00:02:24
14.03.2021

Aktivis anti pungli & korupsi melakukan pengecekan terhadap aparatur negara yang tidak bayar pajak dan menggunakan plat bodong. Hasilnya pemilik kendaraan BK1212JG bayar pajak. Apa yang dilakukan Benni menimbulkan kesadaran terhadap aparatur untuk bayar pajak. Hal positif yang dilakukan Benni Eduward ini tidak mendapatkan penghargaan, malah sebaliknya ia ditangkap dengan tuduhan pencemaran nama baik aparatur. Petinggi negara sibuk gonjang-ganjing revisi UU ITE, tapi bawahannya sewenang-wenang menggunakan pasal karet untuk mengkriminalisasi rakyat.

Awal Kasus Beni Eduward #3

984
8
2
00:22:59
11.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya. RAKYAT BERSATU!!

Beni Eduward, Berantas Pungli berakhir Bui ,Sosok benni Eduward #shots

749
7
0
00:01:01
16.07.2022

Beni Eduward, Berantas Pungli berakhir Bui #shots

PENYEKAPAN! POLANTAS PALEMBANG SANDERA BENI EDUWARD YANG MEREKAM PUNGLI

580
6
0
00:00:47
16.05.2019

Benni Eduward memantau aktivitas razia yang biasa terjadi di Pos Simpang IP Palembang. Kebetulan ada 1 (satu) warga yang dibawa ke dalam Pos berkaca gelap. Setelah warga tersebut keluar dari Pos, Benni langsung bertanya apakah ditilang dan warga mengatakan tidak ditilang. Setelah itu tiba-tiba anggota Satlantas Brigader Marlendo dan kawan-kawan keluar dari dalam Pos. Mereka menyeret-nyeret dan menyekap Benni di dalam Pos. Saat ini Kasatlantas Andi Baso Rahman dan Kapolresta Wahyu Bintoro sudah dimutasi. Sehingga izinkan saya bertanya kepada Pak Kapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara apakah tindakan penyekapan ini sesuai dengan kode etik kepolisian? Jika tidak sesuai S.O.P, apakah sanksi yang diberikan pada Marlendo dan kawan-kawan? Karena jika terus dibiarkan, saya takut timbul persepsi pungli mengalir ke atasan. Video lengkap penyekapan dapat dilihat di: bit.ly/marlendo

Masih ingat Benny Edward? Aktivis Anti Pungli, Rekam Oknum Polisi Pungli diPojokkan Hingga dipenjara

107
3
5
00:06:53
16.07.2022

tag polisi salah tilang,polisi salah tilang Jenderal TNI,polisi tilang tni, TNI ditilang polisi,polisi salah tilang, salah tilang,polisi salah tilang,Benni eduward,benni edward,benny eduward,benny edward,benni edwardo,benny edwardo,beni edward,beny edward,beni eduward,beny eduward,benny eduard,benni eduward hsb,benni eduard,video benni eduward,youtube benni eduward,benni eduward hasibuan,benni,benny edward hasibuan,benny edward mata najwa,beny eduard,benni eduward adalah,#kasus benni eduward,#viral benni eduward,benny hinn,benni eduward diseret,#berita benni eduwardbenni eduward,benni edward,benny eduward,benny edward,benni edwardo,benny edwardo,beni edward,beni eduward,beny eduward,beny edward,benni,#kasus benni eduward,benni eduward hasibuan,video benni eduward,youtube benni eduward,benny edward hasibuan,benny edward mata najwa,siapa sebenarnya benni eduward,aksi benni eduward,benni eduward adalah,#viral benni eduward,benni eduward diseret,#berita benni eduward,benni eduward facebook Hallo sahabat Trending News,semoga kalian sehat selalu dan diberikan keberkahan oleh Tuhan.amin... Jika video ini bermanfaat untuk kalian jangan lupa like and suciber beserta komentar Karena Like dan subciber anda sangat berarti buat kami.

Pungli 250 ribu Pekanbaru | Beny Eduward Joniar Nainggolan #2

80
0
0
00:09:42
26.10.2020

Pukul 9 pagi masih ada pengendara dibawa ke Pos Gurindam 7 Jalan Riau. Salah seorang pengendara mengambil uang ke ATM dan menyerahkannya ke oknum. Kemudian surat tilang yang sudah ditulis dibatalkan.

Benny Eduward Kritik Polisi Berujung Bui

33
1
0
00:02:41
16.12.2021

Benni Eduward Hasibuan dan Joniar Nainggolan, dua youtuber di Medan, Sumatera Utara, dijerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Keduanya menjadi terdakwa karena mengunggah video yang isinya menyebutkan polisi menunggak pajak kendaraan. Istri Benni, Fitra ingat betul, pada 18 Agustus 2020, dia mendapat kabar buruk dari suaminya di siang bolong. Pesannya singkat. Benni dan kawannya, Joniar Nainggolan, diciduk polisi dari Kepolisian Resor Kota Besar Medan ketika sedang menyeruput kopi di sebuah kafe di Medan. Tujuh hari sebelumnya, Benni dan Joniar mengunggah video tentang sejumlah mobil milik polisi di kantor Samsat Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara. Berbekal aplikasi e-Samsat, keduanya mengulik riwayat pembayaran pajak tahunan mobil-mobil tersebut. Keduanya menduga, mobil-mobil milik polisi itu telat bayar pajak hingga bodong. Rupanya, salah satu polisi membuat laporan atas tindakan Benni dan Joniar itu. Keduanya dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), tepatnya tentang berita bohong dan pencemaran nama. Setelah disidik polisi dan disidangkan, Benni dan Joniar divonis 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan pada 12 April lalu. Dipotong selama masa tahanan saat penyidikan, hukuman keduanya habis pada Kamis lalu. Bukan baru kali ini Benni membuat video dengan konten yang menyudutkan polisi. Sejak 2014, ia aktif di media sosial YouTube. Sejauh ini, ia sudah bikin 264 video yang mayoritas membuka kecurangan dan praktik pungutan liar yang dilakukan polisi di jalanan. Kolaborasi Benni dan Joniar baru terjalin pada 2018. Menurut Fitra, keduanya punya semangat untuk melawan aksi pungutan liar. Nahas, akibat perkara ini, akun YouTube Benni dan Joniar ditutup. Fitra menceritakan bahwa suaminya, selama di tahanan, kerap mendapat perlakuan kasar dari tahanan lain di ruang tahanan polisi di Polrestabes Medan. Bahkan, menurut dia, Benni pernah diperas. Lewat sambungan telepon dari dalam sel, para tahanan lain menyuruh Benni meminta uang yang ditransfer dari istrinya hingga jutaan rupiah. Duit itu dipakai untuk biaya keamanan selama di sel. Bahkan, menurut cerita Benni, para tahanan lain melakukan kekerasan dan pemerasan atas restu seorang polisi. Akibat kasus ini, Benni kehilangan pekerjaannya sebagai manajer penjualan di perusahaan minuman kemasan. Menurut Fitra, kini suaminya kapok menjadi aktivis anti-pungli lagi. “Dia memilih apatis melihat pungli di jalanan,” kata Fitra. Pengacara Benni dan Joniar, Muncha, heran atas dalil jerat pidana bagi kedua kliennya. Menurut dia, kasus yang menjerat kliennya berasal dari laporan anggota Kepolisian Daerah Sumatera Utara bernama Johannes Ginting atas tuduhan tunggakan pajak mobil berpelat nomor BK 1212 JG. Setelah ditelusuri, mobil itu merupakan milik Jordi Ginting, anak Johannes Ginting. “Dalam penerapan UU ITE, seharusnya yang melapor adalah korban yang dirugikan, yakni pemilik mobil (Jordi Ginting). Namun pelapornya ini adalah ayahnya,” kata Muncha. Atas putusan 8 bulan penjara tersebut, Muncha dan kliennya akan mengajukan permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung demi mendapatkan keadilan. Pegiat hak asasi manusia, Haris Azhar, menyayangkan proses hukum terhadap Benni dan Joniar. Ia justru menilai adanya motif balas dendam dari penegak hukum atas konten yang dibuat Benni dan Joniar. Apalagi keduanya punya rekam jejak membongkar pungutan liar yang dilakukan aparat. “Ini peradilan sesat. Penegak hukum khawatir akan ketenaran dan keberhasilan Benni dan Joniar,” kata Haris ketika dihubungi, kemarin. Pendiri Kantor Hukum dan HAM Lokataru itu pun menyorot putusan hakim yang tetap menjatuhkan vonis bersalah kepada Benni dan Joniar. Selain itu, Haris menganggap perkara ini tak sejalan dengan niat pemerintah membenahi kekurangan pada UU ITE. Sejak 22 Februari lalu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. membentuk tim pengkajian UU ITE. Tim tersebut bertugas menyerap aspirasi masyarakat tentang kekurangan undang-undang tersebut. Pada waktu yang sama, Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merilis surat edaran yang berisi panduan bagi polisi untuk menyidik perkara UU ITE. “Tim revisi seperti menguap begitu saja. Faktanya, penyalahgunaan UU ITE masih banyak terjadi,” kata Haris. Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, mengatakan perkara Benni dan Joniar membuktikan bahwa UU ITE masih sangat berbahaya bagi orang-orang yang kritis dan menyuarakan kebebasan berpendapat. Isnur mendesak pemerintah segera merevisi pasal-pasal karet dalam undang-undang tersebut yang rentan disalahgunakan. “Pemerintah harus buktikan niatnya merevisi UU ITE. Jangan hanya pernyataan di bibir,” kata Isnur. 🤍

Terus Suarakan Kebenaran Benny Eduward!

107
10
2
00:01:29
01.01.2021

Tahukah apa yang merusak negri? Pungli korupsi tak pernah berhenti Hidup nista gadai nurani Hidup martabat tanpa korupsi Terus semangat aktivis anti pungli Bang Benni pahlawan negri Janganlah takut berdiri Kami di sini kan slalu menanti Tegakkan slalu kebenaran Pungli-pungli di jalanan oleh aparat yang kelaparan Teruslah tersenyum wahai kawan walau banyak caci makian Insya Allah Tuhan akan berikan keadilan

Oknum polantas Pekanbaru auto-kabur | Beny Eduward Joniar Nainggolan #5

101
1
0
00:08:42
26.10.2020

Oknum-oknum polantas kabur melihat Benni Eduward mewawancarai korban pungli. Mereka meninggalkan topi, alat tulis, gorengan, aqua, sarung tangan, dll.

Benny Eduward, Kritik Berujung Bui

27300
299
68
00:04:02
14.10.2020

Warga Medan dan Palembang pasti tidak asing dengan Benni Eduward. Beliau rajin menyajikan informasi penting tentang hak dan kewajiban warga negara, terutama persoalan berkendara dan penegakan hukum. Jumlah subscribernya tak main-main, mencapai ratusan ribu. Sebagai aktivis anti pungli dan korupsi, Benni kerap turun ke jalan untuk merekam aksi pungli, calo, korupsi, dan tindakan sewenang-wenang oknum aparat. Berbekal bodycam dan kamera, ia mendatangi daerah-daerah yang rawan pungli dan korupsi. Ketika merekam tindakan oknum yang diduga menyimpang, Bang Benni tidak langsung turun tangan. Ia mengobservasi dulu kondisi TKP secara hati-hati dan dengan tenang menanyakan pihak-pihak yang terlibat tentang kejadian sebenarnya. Benni pernah disekap oleh oknum Polantas Palembang dan mendapat bogem mentah (gratis) dari oknum Sabhara Jakarta Utara. Namun semua itu tidak membuat Benni takut. Justru Benni makin rajin mengunggah konten-konten anti pungli dan korupsi, sekaligus mengedukasi masyarakat soal aturan berkendara. Apa yang dilakukan Benni memang tidak bisa dilakukan banyak orang. Salah langkah sedikit, tak hanya bogem yang bisa diterima, tapi juga ancaman BUI bertahun-tahun seperti yang dialaminya saat ini. Tanggal 18 Agustus silam Benni bersama rekannya Joinar Nainggolan ditangkap pihak kepolisian karena menyidak plat nomor kendaraan polisi. Benni melakukan pengecekan nomor plat motor polisi berdasarkan aplikasi resmi negara. Sidak seperti ini juga pernah dilakukan Bripka Ambarita di tayangan 86 Net TV. Bedanya Bripka Ambarita menyidak rakyat kecil sementara Benni menyidak aparat. Penangkapan yang dilakukan terhadap Benni diduga tindak kriminalisasi. Contohnya, pihak keluarga tidak menerima tembusan surat penangkapan dan penahanan dari pihak kepolisian. Padahal sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) dan ayat (3) KUHAP, tembusan surat penangkapan dan penahanan harus diberikan kepada keluarga tersangka segera setelah penangkapan dilakukan. Surat penangkapan diberikan ke keluarga setelah keluarga melapor ke Komnas Ham. Polisi menjerat bang Benni dan rekan dengan UU ITE. Seperti yang kita tahu, UU ITE sering disalahgunakan untuk menjerat lawan politik karena bersifat multitafsir. Dalam konteks Benni, UU ITE digunakan untuk membungkam kritik. Alih-alih menghukum oknum yang melanggar, pihak kepolisian malah menghukum pengkritik institusi dan edukator masyarakat. Mirip rezim orde baru. Dipenjaranya Sang Pahlawan merupakan bentuk intimidasi ke rakyat kecil. Jika dengan gampang oknum mengkriminalisasai Benni Eduward, bisa-bisa besok-besok kita juga dikriminalisasi. Baru kali ini ada kasus di mana 100% rakyat kecil mendukung terlapor. Semoga Kapolda Sumut Martuani Sormin dapat melihatnya. Tidak ada yang abadi. Sumpah jabatan akan dimintai pertanggungjawaban kelak.

BENNY EDUWARD🛑BELOK KE HOTEL DI TANYA SURAT SURAT

5
0
00:06:30
05.07.2022

#bennyeduward #joniarnainggolan #punglipolisi

Bang Benny dibentak dengan kasar !! | Mengapa dan adakah hukumnya ?

11729
294
142
00:10:39
22.07.2020

Mencaci org bisa kena pidana. Tonton sampai tuntas.

Awal Kasus Beni Eduward #6

114
2
2
00:20:01
21.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya. RAKYAT BERSATU!!

BENNI SUDAH MAKAN? | Kompilasi Video yang Hilang dari Channel Beni Eduward #1

16737
214
58
00:05:37
19.10.2020

0:14 "Sekarang kita kawanan aja." 0:27 "Kito bukannyo nak jahat ye. Kito ngomong dulu makan dulu." 0:33 "Ajak makan dulu." 2:00 "Sudah makan belum?" 2:36 "Makanya diajak makan dulu, kenapa mau cari-cari kesalahan?" 2:45 "Makan dulu yo kamu kiro-kiro.." 3:20 "Sudah makan belum? 3:25 "Enak kita makan di situ aja." 3:27 "Kalau mau makan nggak apa-apa.." 4:50 "Abang udah makan belum? 5:06 "Beneran nggak mau makan?" "Nggak Pak makasih Pak." "Serius?" Beberapa orang Polantas yang sedang razia di Pos Simpang Palembang Icon Mall mendatangi dan mengintrogasi Benni Eduward. Mereka menanyakan maksud keberadaan Bang Benni di sana. Padahal lokasi tersebut adalah tempat umum dan siapa saja bebas berada di sana. Timbul pertanyaan: kenapa para Polantas bersikap aneh seperti terusik? Apakah mereka takut ketahuan berbuat salah? Benni bilang, “Pada percakapan awal yang tak terekam, para Polantas sempat besikap kasar dan meminta saya turun dari mobil, bahkan sempat mengancam akan mengambil Handphone saya jika berani merekam mereka.” Ada apa dengan para Polantas ini? Mengapa melakukan tindakan represif yang berlebihan? Mengapa setiap melihat keberadaan Team Anti Pungli langsung resah gelisah? Mari bekerja secara profesional maka tidak perlu khawatir dengan Benni atau Team Anti Pungli.

Benny Eduward Ditangkap Karena Kritik Polisi Tak Bayar Pajak

700
8
2
00:02:45
12.10.2020

Orang baik pasti selalu aja diterpa cobaan... Benni Eduward melakukan sidak tanggal 11 Agustus 2020 pukul 7 pagi. Oknum polisi membayar pajak tanggal 11 Agustus 2020 jam 9 menit 8. Yang wajib disalahkan adalah: 1) Oknum polisi yang membayar pajak setelah disidak 2) Si pembuat aplikasi dan siapa saja yang meresmikannya Benni mengecek plat kendaraan oknum polisi bukan dari aplikasi buatannya sendiri, tapi dari aplikasi e-Samsat yang ditetapkan dan diresmikan pemerintah. Kira-kira apakah dari tim penyidik Kepolisian apakah berani melakukan penyelidikan siapa saja yang terlibat di aplikasi tersebut?

GANBATTE BENNI | Lagu Beni Eduward

116
8
1
00:01:35
14.12.2020

Aktivis anti pungli Ke sana dan ke sini Mengungkap kasus korupsi Kendaraan polisi Bukanya apresiasi Banyaknya caci maki Dari orang berpangkat Sekarang dia di-bui Menegakkan keadilan Malah dipenjarakan Koruptor di jalanan Sekarang berkeliaran Oh Tuhan Di mana keadilan Tolong laknat mereka Orang-orang bajingan Ganbatte Bang Benni Imagine if you are arrested without any notice to your family. It feels like living in the old times right? Benni Eduward is an anti street extortion and corruption activist since 2014. He uploaded every corruption and extortion activity to his Youtube Channel. It turns out, the authorities didn’t like this because this disrupted their income. In August 2020, Benni Eduward is arrested because he criticized and filed a complaint to the authorities that were not paying taxes and using fake license plates. The netizen highlighted a lot of anomaly in that arrest. First, in his video, Benni actually did check the license plate numbers through USSD which is the result of the MOU of Polda Sumut and Telkomsel. Benni also check the e-Samsat Badan Pengelolaan Pajak site and Retribusi Daerah Provinsi Sumut. It showed many license plates that were not registered and didn’t pay taxes. But, after his video went viral, the e-Samsat site suddenly couldn’t be accessed. There were issues that it was sabotaged. Second, Benni reported his findings to Ipda Nanang Kusumo, Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut. Instead of following up the report, Nanang asked Bang Benni to make videos showing the kindness of the police. Third, a police officer came to Benni’s house and asked to hide the video about the police vehicles license plates. Another anomaly, his family just received the arrest warrant after reporting the unfair arrest to Komnas HAM. And then, Fitra Aria, Benni’s wife and their children also can’t visit Bang Benni in prison because of COVID19. Even though, family visit is the right of the convict that is protected by HAM. The weird thing is other families are free to visit and they allegedly pay some money. Is the Polresta Medan willing to reveal the CCTV to show that all convicts are treated the same? As we all know, after being arrested for 3 months, Benni was fired from his company and is having financial difficulties. His family is really affected by this, because they didn’t receive the monthly wages from Bang Benni when he was still working as the Area Sales Manager of PT Suntory Garuda Beverage. Polresta Medan didn’t just silence the people’s criticism, but also made a family suffer. And the police also confiscated Bang Benni’s belongings that has no relation to the case. While the evidence videos in Bang Benni’s Youtube Channel was gone and couldn’t be watched anymore after his gadget is taken. Not only that, there are unexpected fees in prison. From room fees, clean water fee, togetherness fee, cleanliness fee, security fee, and other things. All the proof of payments are stored and ready to be publicized once Bang Benni is free. Other than that, the family also needs financial support for language expert and legal assistance while in prison and in court, which is not cheap. If any of you want to help, you can donate Rp 10 thousand to saweria.co/savebenni or BRI 735101009515539 (Fitra Aria). Just like buying a cup of coffee, a small price to save a friend, not to mention a country. The donation will be used to pay for Benni’s needs, both in prison and in court. If we can win this trial, Bang Benni will again contribute for Indonesia. Of course we are eager to see Benni once again fighting extortion, corruption, injustice, and the tyranny just like always. Thank you for your support and attention. It is time for the people to reveal the truth without fear of being criminalized. It is time for Indonesia to be free of thieves and thugs who think they can do anything in this country. Position and rank is not a tool to oppress others. Hopefully this is the last case. Hopefully there is no more case like ‘Benni Eduward’, arrested for revealing the truth. Hopefully.

Awal Kasus Beni Eduward #1

77
0
0
00:07:57
10.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya.

ANTONIA x Pitt Leffer x Guilty Pleasure - Benny Hana | Official Music Video

2435165
20799
616
00:02:52
08.10.2021

Stream x Download: 🤍 Antonia Online: Spotify: 🤍 Apple Music: 🤍 Facebook: 🤍 Instagram: 🤍 Twitter: 🤍 Youtube: 🤍 TikTok: 🤍 Pitt Leffer Online: Instagram: 🤍 Facebook: 🤍 Apple Music: 🤍 Spotify: 🤍 Youtube: 🤍 Global Records Online: Facebook: 🤍 Instagram: 🤍 Official Site: 🤍 Twitter: 🤍 Global Records Polska: 🤍 🤍 Booking & Licensing: booking🤍globalrecords.com | +40.0757.104.166 🤍 licensing: licensing🤍globalrecords.com Muzica: Sebastian Tudor, Emanuela Alexa, Andrei Ursu, Costel Dominteanu, Alex Ghinea (911), Alexandru Turcu Text: Cezar Guna, Sebastian Tudor, Andrei Ursu Productie: Costel Dominteanu, Alex Ghinea (911) Video by Kobzzon Lyrics: You make me wanna love you all the time ya  I just want you baby to me be mine  Ya keep pulling me pulling me to the night  I keep touching and touching you all the time Y’all keep looking at my baby from behind ya  Jelly jelly booty is alive  It keeps pullin’ me pullin’ me to the night  It keeps touching and touching you all the time  Put your body close to mine  I only wanna be with you tonight  Ola ola  Benny Hana  Would you come  And dance in Havana  Boy you know I like  I like to get down low  All the time  Booty going lalala  Men in line  To see me on the floor  But it’s fine  ‘Cause you got my ooh lalala They keep looking at me checking my behind  Jelly jelly booty is alive  I keep pulling and pulling ‘em to the night You keep touching me touching me all the time Ola ola  Benny Hana  Would you come  And dance in Havana  Put your body close to mine  I only wanna be with you tonight  Ola ola  Benny Hana  Would you come  And dance in Havana  Addicted to your love #ANTONIA #BennyHana #GlobalRecords (C) & (P) 2021 Global Records All rights reserved. Unauthorized reproduction is a violation of applicable laws. In order to avoid copyright infringement, please do not upload this video on your channel.

Penangkapan Beny Eduward Diduga Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan

41
0
0
00:01:12
18.10.2020

22 ribu masyarakat desak kepolisian Medan agar membebaskan Benni Eduward: change.org/bennieduward

Benjamin Bajrami fordert Eduard Evdokimov bei #GMC28

4646
123
45
00:02:27
08.08.2022

#GMC29 - SA 17 SEPT edel Optics Arena Hamburg I TICKETS 🎟 ⬇️ 🤍 Alle Events Live und exklusiv mit dem #GMCFIGHTPASS ⬇️ 🤍 Edilson Franca #GMC28 Post-Fight Interview 🤍 GMC Merchandising: 🤍 More about us: ►Homepage: 🤍 ►Instagram: 🤍 ►Facebook: 🤍

Awal Kasus Beni Eduward #2

90
3
0
00:10:50
10.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya.

Beni Eduward: aktivis anti pungli yang kena pungli

598
10
5
00:01:12
17.10.2020

Banyak masyarakat Indonesia geram dengan kasus kriminalisasi yang terjadi baru-baru ini. Apa sumber masalahnya? Benni Eduward dan Joniar Nainggolan mengupload video kendaraan oknum polisi menunggak pajak. Namun justru Benni dan Joniar ditangkap dengan tuduhan pencemaran nama baik. Kedua aktivis tersebut sudah dua bulan dipenjara tanpa kepastian. Berita ini juga sudah masuk berbagai warta baik offline maupun online. Selama berada di tahanan polisi, istri Benni yang bernama Fitra mengaku beberapa kali dimintai sejumlah uang. Kala ditanya uang tersebut untuk apa, jawabannya selalu “uang keamanan” agar Benni tidak dipukuli selama di tahanan Polrestabes Medan. Menurut Fitra, jika suaminya memang bersalah, tentunya harus diproses sesuai hukum yg berlaku, bukan malah dianiaya. “Waktu itu pernah dipukuli karena kami tidak berikan uang Rp 1,5 juta,” aku Fitra. Fitra akhirnya mengadu ke Ombudsman RI Medan. Ombudsman mengatakan ada dugaan kesalahan administrasi dalam proses penangkapan dan penahanan tersangka. Misalnya Benni sudah ditahan 50 hari, namun surat perpanjangan penahanannya tidak ada. Ombudsman juga menduga ada hak-hak tersangka yang tidak dipenuhi selama proses penahanan. Keanehan lain, sampai saat ini Fitra masih belum boleh bertemu suaminya. Terakhir bertemu saat ia diminta merekam video permintaan minta maaf. Benni juga tidak diperbolehkan bertemu dengan pengacaranya, Dedek Kurniawan. Dedek paham ada unsur ketersinggungan karena konten Benni menyidik aparat. Namun ia tetap optimis pihak kepolisian Medan dapat bertindak profesional dalam menindaklanjuti kasus ini.

Apa kira-kira isi group WA oknum? | Beny Eduward Joniar Nainggolan #3

84
5
0
00:12:53
26.10.2020

Ketika mobil ditinggal, oknum polantas memotret mobil Benni Eduward sampai 3x. Apakah untuk memperingatkan teman-teman group WA? Apakah ini perintah atasan atau inisiatif oknum sendiri?

Polantas apes kena tilang | Benny Eduward Joniar Nainggolan #4

421
1
0
00:07:58
26.10.2020

Benni Eduward menilang polantas yang tidak bawa STNK.

Awal Kasus Beni Eduward #4

145
0
0
00:14:22
11.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya. RAKYAT BERSATU!!

Oknum polisi datangi rumah mertua Beni Edward, untuk apa?

375
3
0
00:02:56
17.10.2020

Sebelum penangkapan Benni Eduward, ada kejadian aneh. Salah satu polisi berpangkat AKBP mendatangani kediaman mertua Benni Eduward. Apakah misinya “shock theraphy” untuk membungkam Benni Eduward?

PUNGLI MASUK TOPI BY BENI EDUWARD

46
3
0
00:08:25
22.03.2020

Lagi dan lagi... Oknum nakal masih belum jera juga Apakah mungkin karena hukumannya terlalu ringan? Semoga dengan bukti ini, Kapolri dapat memecat pelaku dan menggantinya dengan pemuda Indonesia yang memiliki mental pengayom.

Detik-detik video jackpot | Benny Eduward Joniar Nainggolan #7

53
0
0
00:07:35
26.10.2020

Benni Eduward dan Joniar Nainggolan menyidak kenadaraan oknum polisi di parkiran belakang Ditlantas Polda Sumut dan Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau. Pengecekan dilakukan dengan situs e-Samsat Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Provinsi Sumut dan USSD *368*117# MOU Polda Sumut dengan provider Telkomsel.

Beni Eduward disiksa, diperas, pokoknya tidak dikasih enak di penjara

3571
88
14
00:01:00
09.03.2021

Benni Eduward membuka potret suram bagaimana hukum di Indonesia sangat mudah dipermainkan. Yang benar disalahkan dan yang salah dibiarkan. Bang Benni bersama seorang temannya, Joniar Nainggolan, merupakan aktivis anti-korupsi dari Medan. Mereka kini mendekam di penjara karena membongkar mafia pajak kendaraan di lingkungan aparat kepolisian Medan. Semoga hakim bisa memberikan putusan yang memihak kepada keadilan! Full video: bitly.com/harisazhar 🔥 #savebenni #bennieduward #savebennieduward #channelpalembang

Benny Eduward Ditangkap Karena Upload Video Polisi Nunggak Pajak

1225
39
12
00:04:48
14.09.2020

Teman-teman pasti tahu persis apa yang sebenarnya terjadi. Petisi bebaskan Benni Eduward sudah tembus 15.000 tanda tangan. Komnas Ham juga sudah bersuara. Dari sini jelas bahwa masyarakat paham mana yang benar dan mana yang salah. Terus doakan Bang Benni dan kawal kasus ini hingga akhir. Bersama teman-teman, badai apapun yang menghadang bisa dihadapi bersama.

Awal Kasus Beni Eduward #5

159
3
1
00:06:21
11.09.2020

Setelah upload video polisi nunggak pajak, Benni Eduward dan Joniar Nainggolan dijebloskan ke penjara. Mereka dituduh melanggar UU ITE karena mencemarkan nama baik kepolisian. Padahal Benni dan Joniar sudah lakukan pengecekan data lewat situs daring e-Samsat dan USSD *368*117# yang dikelola Polda Sumut. Mereka juga coba klarifikasi ke Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut Ipda Nanang Kusumo. Namun Ipda Nanang malah menuduh Benni memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang minta agar Benni memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” Lebih dari satu bulan Benni dan Joniar dipenjara tanpa kepastian hukum. Laptop dan ponsel mereka ditahan, bahkan video-video di akun YouTubenya dihilangkan. Hal yang juga ganjil, penangkapan Benni dan Joniar dilakukan cepat tanpa ada surat penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga. Padahal surat-surat itu adalah prosedur wajib penangkapan sesuai KUHAP. Kasus Benni dan Joniar akhirnya mendapat perhatian Komnas HAM RI. Komnas HAM menilai pentingnya aparatur untuk menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di media sosial. Menurut Komnas HAM Benni harusnya jadi duta kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor berkat konten-konten edukasionalnya. Hari ini Benni dan Joniar jadi korban kriminalisasi aparat. Jangan sampai besok terjadi ke kita. Aksi penangkapan Benni bukan hanya bentuk ketidakadilan terhadap dirinya, tapi juga ancaman untuk kita semua. Masyarakat dibungkam, dibuat takut untuk kritis terhadap aparat. Kita menolak keras akan hal ini: 🤍 🤍 🤍 Kita desak Benni untuk menuntut oknum-oknum yang mempermainkan hukum. Kita buktikan hukum dapat menjerat oknum-oknum yang selama ini duduk nyaman di singgasananya. RAKYAT BERSATU!!

Kisah Aktivis Anti Pungli Beni Eduward

100
2
1
00:01:40
16.12.2021

Benni Eduward Hasibuan akui pernah disiksa dan dijebloskan ke penjara usai kepergok merekam pungutan liar (pungli) oknum petugas kepolisian. Hal itu dibeberkan Benni di dalam acara Mata Najwa, Rabu (16/6/2021), tanpa ragu Benni mengaku mengalami intimidasi tersebut sejak 2018. "Sebenarnya dari 2018 itu sudah mulai ada bentuk intimidasi yang saya dapat," kata Benni Eduward seperti dikutip dari tayangan YouTube Najwa Shihab. Benni beberkan kisahnya, yang bermula saat mengungkap adanya pungli di Taman Makam Pahlawan Palembang, Sumatera Selatan. Benni juga menceritakan, ia sempat diseret dalam berita bohong soal kasus pungli aparat di Palembang. "Di mana oknum admin akun lalulintas Palembang menyebut berita bohong terkait sidang disiplin oknum yang terduga melakukan pungli." ujarnya. Selain itu, Benny juga mengaku sempat disandera oleh aparat karena hal yang sama. "Saya juga ketika di Palembang saya juga pernah disandera selama satu jam di polisi." Benni Eduward merupakan Youtuber yang namanya tak asing karena ia sering soroti kasus pungutan liar (pungli) dan pelanggaran administrasi. Potret penyimpangan itu kemudian diunggah ke akun YouTube Benni. Sudah puluhan, bahkan ratusan video yang tayang. Namun, semenjak tersandung masalah hukum di kepolisian pada Agustus tahun lalu, konten-konten yang diproduksi Benni tak bisa lagi diakses. 🤍

VIDEO BENI EDUWARD 04: BARANG BUKTI YANG DIHILANGKAN OKNUM

337
6
2
00:19:43
22.09.2020

Masyarakat dituntut untuk bayar pajak, tapi apakah aparat juga bayar pajak? Bung Benni Eduward, aktivis asal Medan menginvestigasi apakah polisi bayar pajak. Ia ditahan karena konten videonya menunjukkan ada oknum polisi yang tidak bayar pajak. Ia kena pasal pencemaran nama baik dan UU ITE. Anehnya ketika Benni laporkan masalah tunggakan pajak kendaraan ke Ipda Nanang Kusumo, ia malah dituduh memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang bilang harusnya Bung Benni buat konten kebaikan polisi. Bung Benni ditangkap tanpa pemberitahuan kepada keluarganya. Pihak keluarga melapor ke Komnas Ham karena tidak menerima surat penangkapan dan penahanan. Melihat kejanggalan penangkapan semacam ini, masyarakat buat petisi agar Bung Benni dibebaskan dan kasus ini terus dikawal sebaik-baiknya. Apalagi setelah semua video di akun YouTube Benni Eduward dihilangkan secara misterius. Teman-teman mau bantu Bung Benni? Langsung tanda tangani petisi: 🤍

VIDEO BENI EDUWARD 05: BARANG BUKTI YANG DIHILANGKAN OKNUM

54
1
0
00:22:47
22.09.2020

Masyarakat dituntut untuk bayar pajak, tapi apakah aparat juga bayar pajak? Bung Benni Eduward, aktivis asal Medan menginvestigasi apakah polisi bayar pajak. Ia ditahan karena konten videonya menunjukkan ada oknum polisi yang tidak bayar pajak. Ia kena pasal pencemaran nama baik dan UU ITE. Anehnya ketika Benni laporkan masalah tunggakan pajak kendaraan ke Ipda Nanang Kusumo, ia malah dituduh memprovokasi masyarakat untuk membenci polisi. Ipda Nanang bilang harusnya Bung Benni buat konten kebaikan polisi. Bung Benni ditangkap tanpa pemberitahuan kepada keluarganya. Pihak keluarga melapor ke Komnas Ham karena tidak menerima surat penangkapan dan penahanan. Melihat kejanggalan penangkapan semacam ini, masyarakat buat petisi agar Bung Benni dibebaskan dan kasus ini terus dikawal sebaik-baiknya. Apalagi setelah semua video di akun YouTube Benni Eduward dihilangkan secara misterius. Teman-teman mau bantu Bung Benni? Langsung tanda tangani petisi: 🤍

Benny Eduward, Aktivis yang Dibui Karena Kritik Polisi Nunggak Pajak

168
9
5
00:03:25
28.03.2021

Warga Medan dan Palembang pasti tidak asing lagi dengan Benni Eduward Hasibuan. Beliau rajin menyajikan informasi penting tentang hak dan kewajiban warga negara, terutama persoalan berkendara dan penegakan hukum. Jumlah subscribernya tak main-main, kurang lebih tujuh ratusan ribu. Sebagai aktivis anti pungli dan korupsi, Bang Benni kerap turun ke jalan merekam aksi pungli, calo, korupsi, dan tindakan sewenang-wenang oknum aparat. Berbekal bodycam dan kamera, Benni mendatangi daerah-daerah rawan pungli dan korupsi. Perjuangannya Bang Benni pun tidak mudah. Bang Benni pernah disekap oleh oknum Polantas Palembang dan mendapat bogem mentah dari oknum Jakarta Utara. Namun semua itu tidak membuat Benni gentar. Justru Benni makin rajin mengunggah konten-konten anti pungli dan korupsi, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang aturan berkendara. Terbukti angka pungli di Medan dan Palembang sempat menurun drastis. Tanggal 18 Agustus 2020 silam Benni bersama rekannya Joinar Nainggolan ditangkap pihak kepolisian karena menyidak plat nomor kendaraan polisi. Benni melakukan pengecekan nomor plat motor polisi berdasarkan aplikasi negara. Oknum polisi menjerat Benni dan rekan dengan UU ITE. Oknum juga tidak memberikan penangguhan penahanan dengan alasan takut terdakwa melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Akibat penahanan ini Bang Benni kehilangan pekerjaannya. Kemudian seperti menjilat ludahnya sendiri, saat di tahanan oknum malah menyuruh Bang Benni menghapus semua videonya. Jadi siapa yang sebenarnya harus ditahan? Dipenjaranya Sang Pahlawan merupakan bentuk intimidasi rakyat kecil. Kita perlu menolak kriminalisasi seperti ini demi mempertahankan iklim demokrasi di negara Indonesia. Sebab jika sekelas Benni Eduward saja dengan gampang bisa dikriminalisasi , maka selanjutnya kita juga bisa jadi korban kalo bersebrangan dengan penguasa. #savebenni #korbanuuite #benniedwardo #bennieduward #teamantipungli #palembangpeace

Benny Eduward Sarankan Jangan Mau Dibawa Masuk Dalam Pos

27
0
0
00:01:38
10.09.2020

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan (you know lah) sebaiknya pelanggar langsung minta tilang di tempat.

Kopi Untuk Beni Eduward

24
1
0
00:02:51
04.12.2020

Bayangkan jika kalian ditangkap secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan untuk keluarga di rumah. Rasanya seperti kembali ke zaman orba bukan? Benni Eduward atau Bang Benni adalah aktivis anti pungli dan korupsi jalanan sejak tahun 2014. Semua aktivitas pemberantasan korupsi dan pungli selalu diunggah di Channel Youtube nya. Tidak hanya mengunggah video oknum polisi yang melakukan pungutan liar, Bang Benni juga mengedukasi masyarakat tentang hukum di jalan raya. Rupanya hal ini disinyalir tidak disukai gerombolan oknum karena menggganggu omset pendapatan mereka. Di bulan Agustus 2020 lalu, Bang Benni dipolisikan karena menyampaikan kritik dan keluhan terhadap penegak hukum yang menunggak pajak dan menggunakan plat kendaraan bodong. Netizen menyoroti banyak kejanggalan dalam penangkapan tersebut. Pertama, di dalam videonya, Bang Benni sudah melakukan pengecekan data nopol lewat USSD yang merupakan hasil MOU Polda Sumut dengan Telkomsel. Bang Benni juga melakukan pengecekan di situs e-Samsat Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sumut. Hasilnya menunjukkan banyak nopol kendaraan yang tidak terdaftar dan menunggak pajak. Namun, setelah videonya viral, situs e-Samsat mendadak tidak bisa diakses, diduga disabotase. Kedua, Bang Benni melaporkan temuannya pada Ipda Nanang Kusumo, Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut. Alih-alih menindaklanjuti aduan tersebut, Ipda Nanang malah meminta agar Bang Benni hanya memviralkan aksi-aksi kebaikan polisi saja. Ketiga, ada oknum polisi yang datang ke rumah keluarga Bang Benni meminta agar video tentang plat kendaraan polisi itu tidak disebarkan. Keanehan lainnya, pihak keluarga baru menerima surat penahanan setelah melaporkan penangkapan yang tidak adil itu ke Komnas HAM. Fitra Aria, istri Bang Benni dan anaknya juga dipersulit saat ingin menjenguk Bang Benni di penjara dengan alasan COVID19. Padahal, kunjungan keluarga adalah hak narapidana yang dilindungi oleh HAM. Anehnya narapidana lain bebas menerima kunjungan keluarga dan diduga mereka telah menyetorkan sejumlah uang. Apakah Polresta Medan berani membuka CCTV untuk memperlihatkan tidak adanya pilih kasih terhadap tahanan lainnya? Ketidakadilan dan kejanggalan inilah yang menjadi dasar dari petisi pembebasan Benni Eduward yang sudah ditandatangani lebih dari 20 ribu orang (change.org/bennieduward). Setelah itu, seperti yang kita tahu, setelah ditahan selama 3 bulan lebih, Bang Benni di PHK dari perusahaannya dan mengalami kesulitan keuangan. Hal ini sangat dirasakan keluarganya karena mereka tidak lagi menerima gaji bulanan (yang biasa diterima) ketika Bang Benni masih bekerja sebagai Area Sales Manager di PT Suntory Garuda Beverage. Oknum Polresta Medan tak hanya membungkam suara kritikan rakyat, tapi juga menyengsarakan sebuah keluarga. Ditambah lagi, pihak kepolisian menahan barang-barang kepemilikan Bang Benni yang tak ada kaitannya dengan kasus ini. Netizen menyoroti video-video barang bukti di Channel Youtube Bang Benni malah hilang dan tidak bisa dilihat lagi setelah gadgetnya disita. Kemudian, ada biaya-biaya tak terduga selama berada di penjara. Mulai dari biaya kamar, air bersih, uang kebersamaan, uang kebersihan, uang keamanan, dan tetek-bengek lainnya. Semua bukti pembayarannya tersimpan rapi dan siap dipublikasikan ketika Bang Benni bebas kelak. Selain itu, pihak keluarga membutuhkan dukungan dana untuk membayar ahli bahasa dan pendampingan hukum baik di tahanan maupun persidangan yang nilainya tidak sedikit. Jika ada rekan-rekan yang bersedia membantu, Anda dapat berdonasi ke saweria.co/savebenni. Minimal donasi adalah Rp 10 ribu, seharga secangkir kopi. Harga yang tidak mahal untuk menyelamatkan seorang sahabat, apalagi menyelamatkan negara. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi semua kebutuhan Bang Benni baik di penahanan maupun pengadilan. Jika pengadilan berhasil kita menangkan, maka dapat dipastikan Bang Benni akan kembali berkontribusi bagi Indonesia. Pastinya kita sudah tidak sabar melihat aksi Benni menghajar pungli, korupsi, ketidakadilan, dan kesewenang-wenangan seperti yang biasa dilakukannya. Terima kasih atas dukungan dan perhatian yang teman-teman berikan. Sudah saatnya masyarakat dapat menyuarakan kebenaran tanpa takut dikriminalisasi. Sudah saatnya Indonesia bebas dari maling dan begundal yang merasa bisa melakukan apa saja di negeri ini. Jabatan dan pangkat hanyalah titipan Allah semata, bukan alat untuk menindas sesama manusia. Semoga ini menjadi kasus terakhir. Semoga tidak ada lagi anak-anak bangsa yang “dibennieduwardkan” saat mengungkap kebenaran. Semoga.

Назад
Что ищут прямо сейчас на
beny eduward page color change from box armbian linux направляющий bizarre xfer serum sounds Mouse Cursor Speed riru edxposed magisk como criar graficos no excel granny's voice now vs granny's voice before Sandeep Warrier lulubox unlock all skin only no key Qlearn злой Mini Cover بررسی raspberry pi pico lag fix pubg mobile reduce lag in pubg mobile carvingknives Rangkaian pancing Microfishing